Influencer Gen Z: Saat Netizen Sibuk Debat di Medsos, Polisi Masak dan Angkat Logistik di Aceh

Snapinsta.app 393531975 1595301721002668 8987532925644792585 N 1080
Snapinsta.app 393531975 1595301721002668 8987532925644792585 N 1080

Jakarta – Influencer Gen Z, Kevin Geraldi, menyebut ada ironi besar antara riuhnya hujatan di media sosial dengan kerja nyata aparat di lapangan yang justru jarang terlihat publik.

Kevin menyoroti bahwa sejak 29 November 2025, tim Randurlap bersama aparat kepolisian telah turun langsung ke lokasi bencana untuk menyiapkan kebutuhan dasar korban, termasuk dapur lapangan. Di saat sebagian warganet sibuk berdebat dan menghakimi lewat potongan video singkat di media sosial, para petugas di lapangan memilih bekerja tanpa banyak bicara.

“Agak ironis sih. Di saat banyak orang sibuk hujat dan ribut di medsos, aparat dan Polri malah lagi fokus kerja di lapangan bantu korban bencana Aceh. Dari 29 November, Randurlap udah turun buat nyiapin makanan. Mereka literally milih kerja daripada debat,” ujar Kevin, Minggu (1/2/2026).

Ia mencontohkan sosok anggota Polri dari Polres Agam, Zulhendri, yang sejak awal bencana di Palembayan langsung bersiaga membantu warga. Setiap hari, Zulhendri bersama tim mengelola dapur lapangan dan menyiapkan hingga kurang lebih 1.500 porsi makanan untuk para korban terdampak.

“Pak Zulhendri itu nggak flexing, nggak cari validasi. Di lapangan panas, hujan, capek, ribet. Tapi tetap dijalanin. Pure niat nolong,” kata Kevin.

Kevin juga menegaskan bahwa penanganan bencana bukan kerja satu pihak. Di lapangan, banyak elemen yang terlibat: Polri, TNI, relawan, NGO, komunitas kemanusiaan, hingga warga lokal. Semuanya bekerja bersama demi satu tujuan, yakni mempercepat bantuan untuk korban.

Menurutnya, dalam situasi darurat, tidak ada sistem yang sempurna. Pasti ada kekurangan di sana-sini. Namun, ia mengingatkan publik agar tidak mudah menghakimi hanya dari potongan video 30 detik yang viral di media sosial.

“Nyinyirin orang yang lagi kerja keras? Big no. Saat netizen sibuk komen pedes, mereka sibuk masak, angkat logistik, dan ngatur bantuan,” tegas Kevin.

Di akhir pernyataannya, Kevin mengajak publik untuk menurunkan tensi kebencian di ruang digital dan menggantinya dengan empati terhadap para petugas kemanusiaan yang bekerja di lapangan.

“Kurangin julid, tambahin empati. Karena di balik layar, banyak orang kayak Pak Zulhendri dan rekan-rekannya di Polri yang lagi berjuang bantu korban bencana, tanpa ribut, tanpa drama,” pungkasnya.

Pos terkait