KBMI Nilai Pemerintah Terbuka terhadap Aspirasi Kaum Buruh

Pekerja Buruh
Pekerja Buruh

Jakarta – Daeng Wahidin selaku Ketua Umum Konfederasi Buruh Merdeka Indonesia (KBMI) menekankan visi untuk membentuk kaum buruh yang tidak hanya bekerja secara teknis, tetapi memiliki kemerdekaan pikiran dan jiwa.

Dalam penjelasannya tujuan Daeng menggunakan organisasi sebagai wadah untuk mengedukasi buruh agar memahami arah perjuangan dan tidak mudah disesatkan oleh kepentingan yang merugikan mereka.

Kemudian Advocacy Kesejahteraan (Upah) Secara konsisten memperjuangkan hak upah yang layak (seperti UMP/UMK) melalui dialog dengan pemerintah maupun aksi di lapangan jika perundingan mengalami jalan buntu.

Lebih lanjut, sebagai pengawalan kebijakan (Omnibus Law), menjadi garda terdepan dalam mengkritisi dan menggugat kebijakan yang dianggap menindas buruh, termasuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi terkait undang-undang yang merugikan hak-hak pekerja.

Selain itu juga mebdorong sinergi dan silaturahmi Antar-Serikat guna mempererat persatuan antar serikat pekerja di Indonesia untuk menciptakan satu kekuatan besar yang harmonis namun tetap kritis dalam memperjuangkan hak bersama.

Pentingnya kemitraan strategis dengan pemerintah juga digaungkan sehingga mendorong pemerintah, khususnya administrasi Presiden Prabowo untuk tetap dekat dan berpihak pada kaum buruh dalam setiap pengambilan keputusan nasional.

Pos terkait